Ada banyak cara  untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam diri kita. Kecintaan pada tanah air kemudian ditunjukkan dalam berbagai cara oleh masyarakat Indonesia. Ada yang berjuang mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia dalam bidang olahraga, seni, dan ilmu pengetahuan, dan ada juga yang siap membela Indonesia dengan menjadi tentara. Selain itu, cinta tanah air juga dapat diwujudkan dengan memakai produk dalam negeri dan melestarikan kebudayaan indonesia.

Salah satu tantangan besar yang dihadapi Indonesia dan negara-negara lain di dunia adalah perdagangan bebas sebagai dampak dari globalisasi.  Suatu hal yang menjadi kekhawatiran bangsa Indonesia adalah semakin melemahnya produksi dalam negeri karena kalah bersaing dengan berbagai produk impor. Saat ini konsumen dalam negeri lebih menyukai  produk asing yang berkualitas dan harganya terjangkau.  Pada saat pemerintah tidak dapat berbuat banyak karena telah terikat dengan berbagai peraturan dalam perdagangan bebas tersebut maka saat ini pemuda harus lebih proaktif mengambil langkah untuk membuat perubahan di masyarakat. Pola pikir yang seharusnya ditanamkan adalah pemakaian produk dalam negeri merupakan bukti nasionalisme. Dengan memakai produk dalam negeri, membuktikan kecintaan kita pada tanah air. Saat hal tersebut telah menjadi gerakan nasional maka kita akan jauh lebih siap dalam menghadapi perdagangan bebas.

Yang membedakan negara Indonesia dengan negara lain adalah dari segi Kebudayaan. Orang  Indonesia terkenal dengan tata krama yang baik dan santun, adat-istiadat, norma-norma,  serta ketrampilan dalam berbudaya dan keanekaragaman lainnya. Lebih lanjut lagi, rasa cinta terhadap tanah air  dapat ditunjukkan dengan melestarikan kebudayaan kita. Budaya Indonesia memang memiliki nilai yang unik dan menjadi daya tarik dari warga manca negara . Namun, sayangnya budaya yang beraneka ragam ini tidak banyak dicintai oleh warganya sendiri. Budaya yang seharusnya menjadi warisan bangsa kita, malah kurang diminati dirumahnya sendiri. Seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat Indonesia sudah banyak yang tidak terlalu peduli akan cinta tanah air. Misalnya banyak kebudayaan luar yang masyarakat Indonesia sudah ikuti, seperti dalam berpakaian dan berbahasa. Maka tidak heran, jika budaya kita dengan mudah diklaim oleh negara lain, beberapa contohnya:

  1. Lagu Rasa Sayang Sayange
  2. Tari Reog Ponorogo
  3. Alat Musik Gamelan
  4. Motif Batik Parang
  5. Alat Musik Angklung
  6. Tari Pendet
  7. Lagu Jali-Jali
  8. Lagu Soleram
  9. Tari Piring
  10. Kain Ulos
  11. Rendang
  12. Tari Kuda Lumping,dll.

Seharusnya budaya warisan dari nenek moyang kita adalah budaya yang sangat mahal. Namun sayang, sedikit sekali orang yang menyadari betapa pentingnya nilai budaya untuk dilestarikan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Padahal, jika tidak dijaga,  dirawat, dan dilestarikan maka jangan merasa kecewa jika kemudian budaya kita diklaim oleh bangsa dan negara lain.

Sikap kita sebagai warga Indonesia yang baik, harus bisa menjaga, menghargai dan melestarikan semua kebudayan yang kita miliki. Setidaknya kita bisa berbahasa daerah atau mencintai produk dalam negeri. Kita harus buktikan bahwa kebudayaan yang ada di Indonesia adalah mutlak punya bangsa kita. Kita harus bangga akan kebudayaan yang kita punya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s