Setelah melihat tayangan di televisi mengenai pendidikan di Finlandia, saya tertarik untuk mengetahui lebih banyak mengenai pendidikan disana. Berikut yang saya dapatkan.

Negara finlandia termasuk negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Negara ini selalu berada di peringkat teratas berdasarkan penilaian siswa usia 15 tahun dalam kemampuan membaca, matematika dan ilmu pengetahuan. Semua pengajar harus memiliki gelar master. Wajib sekolah dimulai usia tujuh tahun dan untuk usia dini, TK bermain yang berbasis sukarela. Tidak ada ujian nasional, inspeksi atau peringkat di sekolah. Pemerintah menilai performa para siswa dengan mengambil sampel 8-10 persen dari pekerjaan mereka. Mereka bisa memilih sendiri materi yang mereka kuasai untuk diujikan, dan satu materi wajib yg harus mereka ikuti saat ujian.

Murid melanjutkan sekolah ke akademik pada usia 16 tahun setelah sembilan tahun wajib belajar. Agar bisa kuliah pendidikan, para calon mahasiswa akan diberi buku untuk dibaca. Kemudian mereka akan ditanya pemahaman tentang buku yang sudah mereka baca tersebut. Sebanyak 300 orang terbaik akan diwawancarai hingga menyisakan 120 orang yang diterima menjadi mahasiswa. Tidak ada biaya kuliah universitas untuk siswa asal Finlandia atau Uni Eropa, siswa dari luar Uni Eropa bisa kuliah gratis namun hanya di beberapa universitas. Merupakan  tindakan illegal membebankan biaya dalam sistem pendidikan, bahkan sekolah swasta pun menerima dana dari pemerintah.

Para siswa di Finlandia tidak mengenakan seragam. Bahkan kepala sekolah mengenakan celana jeans dan kemeja berleher terbuka di sekolah. Para guru tidak diberikan target. Mereka tidak takut akan adanya inspeksi atau penilaian sekolah dalam ujian nasional, karena mereka adalah para akademisi dan sudah terlatih.

Jumlah siswa di dalam satu  kelas terbatas hanya 20 orang pada dua tahun pertama sekolah serta pada tahun keenam dan ketujuh (usia 12 dan 13 tahun). Jika ada siswa yang tertinggal, guru kedua dapat dikirim untuk membantu siswa mengejar ketinggalan. Finlandia menggunakan filsafat pendidikan yang menyatakan setiap orang memiliki sesuatu untuk disumbangkan dan mereka yang mengalami kesulitan di mata pelajaran tertentu semestinya tidak ditinggalkan.

Anak – anak Indonesia selalu berprestasi dalam olimpiade pendidikan, seperti olimpiade matematika dan fisika. Hal ini menunjukkan bahwa anak – anak Indonesia tidak kalah kepintarannya dengan anak – anak dari negara lain di dunia. Tetapi mengapa perkembangan teknologi Indonesia berjalan lambat? jawabannya adalah sisitem pendidikan kita yang kurang baik. Namun demikian kemajuan sistem pendidikan kita berjalan cukup lancar.

Bukan ingin membandingkan sistem pendidikan di Indonesia dengan Finlandia, tapi tidak ada salahnya jika meneladani sistem pendidikan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s