Film ini menceritakan seseorang bernama Justin Quayle yang istrinya terbunuh dan kemudian menemukan intrik di balik kematian sang istri. Awal cerita, Justin Quayle dan Tessa adalah sepasang suami istri Inggris yg bertugas di Afrika. Justin Quayle adalah seorang diplomat, sedangkan Tessa adalah seorang aktifis kemanusiaan yang sedang melakukan sebuah penyelidikan berbahaya tanpa sepengetahuan Justin.

Suatu hari Justin mendapat kabar bahwa Tessa meninggal karena perampokan di tengah perjalanan yang ternyata diperkosa kemudian dibunuh dengan keji. Justin menemukan adanya keanehan-keanehan dalam peristiwa perampokan yang menyebabkan Tessa meninggal, sehingga ia memutuskan untuk mencari apa penyebab kematian Tessa yang sebenarnya. Melewati tiga benua Africa, Eropa dan Canada. Melibatkan korupsi hingga persekongkolan dari tingkat lokal hingga global.

Justin mencurigai adanya intrik yang melibatkan oknum pemerintah dan sebuah perusahaan farmasi besar. Sebelum kematiannya, Tessa tengah menyelidiki KDH, yaitu sebuah perusahaan farmasi yang dicurigai mencobakan obat TBCproduksi mereka yang mempunyai berbagai efek samping, kepada masyarakat sekitar dengan kedok penyediaan tes dan pengobatan untuk AIDS . Mereka menutup – nutupi efek samping obat TBC  tersebut dan mengubur secara massal para korban yang megalami efek samping dari obat tersebut.

Setelah menyelidiki tentang kematian istrinya, akhirnya Justin mengetahui bahwa alasan Tessa tidak pernah menceritakan masalah ini kepadanya adalah untuk melindungi jiwanya. Setelah mengumpulkan cukup bukti untuk menjebak para politisi yang korup di negaranya, Justin pergi ke tempat dimana Tessa dibunuh, karena ia tahu tak lama lagi akan datang orang-orang suruhan untuk membunuhnya. Karena selama penyelidikan tersebut, ia menyadari bahwa ternyata nyawanya sendiri menjadi taruhan.

Afrika merupakan benua yang selalu menjadi korban. Disini penduduk afrika selalu dijadikan kelinci percobaan untuk menguji obat-obat baru yang belum terjamin kemampuannya untuk mengobati suatu penyakit, yang dapat menyebabkan kematian. Namun penduduk Afrika itu sendiri tidak mempedulikan tentang bahaya kematian itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s